Tanggal : 06/23/2021, 06:13:37, dibaca 3936 kali.
WORKSHOP KAMPANYE DESIGN MAGANG PROGRAM YESS KALSEL

Banjarmasin, - SMK PP Negeri Banjarbaru, sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Provinsi Kalimantan Selatan dalam Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) kembali mengadakan workshop dalam mendukung kelancaran Program Yess khususnya di Kalimantan Selatan.
Kali ini PPIU Kalsel melakukan kegiatan "Workshop Kampanye Peningkatan Kesadaran Pemagangan" yang dilaksanakan di Hotel Rattan In, Banjarmasin Selama 2 hari, dimulai Selasa (22/6/2021).
Workshop ini masuk dalam komponen 1 dalam pelaksanaan Program Yess, yang output dari kegiatan kali ini adalah mencari design pemagangan yang akan dilaksanakan nantinya.
Seperti dijelaskan oleh Project Manager (PM) PPIU Kalsel, Angga Tri Aditia Permana, "Workshop ini menghasilkan design pemagangan dan mengidentifikasi tempat-tempat yang dapat dijadikan sebagai tempat pemagangan dan memperoleh sertifikat yang di keluarkan oleh BNSP", Ujarnya.
Ditambahkan Kepala SMK-PP N Banjarbaru, Budi Santoso yang disampaikannya dalam pembukaan, "Mari kita bersama- sama berdiskusi untuk menentukan berbagai jenis pemagangan yang bisa dilaksanakan di wilayah Kalimantan Selatan, berdasarkan minat dari CPCL di tiap wilayah", Terangnya.
Lanjut Budi, "Nanti kita akan akumulasi, kita olah dan kita design model pemagangan yang ada, yang nantinya dilaksanakan 6 bulan dan setelahnya disertifikasi untuk mendapatkan kompetensi sesuai dengan apa yang harapkan", pungkasnya.
Dalam pelaksanaannya kegiatan ini diikuti 64 orang, yang terdiri komponen dari pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan tentunya dari 3 kabupaten (Kab. Banjar, Kab. Tanah Laut, dan Kab. Tanah bumbu) yang menjadi tempat pelaksanaan Program Yess
Dijelaskan Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuturkan, saat ini generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan. Meyakini, tongkat estafet pembangunan pertanian ada pada pundak generasi muda.
“Saat ini, generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan. Meyakini tongkat estafet pembangunan pertanian, ada pada pundak generasi muda,” ucap Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Lanjut, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menerangkan, sudah saatnya pertanian dikelola generasi milenial.
“Menggunakan kreativitas dan inovasinya. Sehingga, pertanian ke depan menjadi modern. Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya, tetapi juga berorientasi ekspor,” paparnya.(wd)
Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru
- Berita Lainnya
-
13 SISWA SMKPPN BANJARBARU LOLOS SNBP 2026
Tanggal : 04/02/2026, 07:36:08
-
SEKOLAH & POLRES BANJARBARU TANAM JAGUNG BERSAMA AWAL TAHUN
Tanggal : 03/31/2026, 10:13:44
-
UPACARA DAN HALAL BIHALAL PEGAWAI DAN SISWA 1447H
Tanggal : 03/30/2026, 10:31:39
-
MENTAN AMRAN TEGASKAN HILIRISASI KUNCI INDONESIA JADI NEGARA KUAT
Tanggal : 03/29/2026, 15:22:53
-
PELATIHAN DRONE BAGI PETANI DI LOKASI CSR KAB. KAPUAS
Tanggal : 03/18/2026, 20:57:39