Tanggal : 02/22/2021, 13:54:55, dibaca 3029 kali.
BIMTEK PENYULUH & PETANI DI KAB. KUTAI BARAT

Kutai Barat, - SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan kembali menggelar Bimbingan Teknis bagi Petani dan Penyuluh. Kali ini di gelar di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, tepatnya di Kecamatan Melak, Kamis (18/02/2021)).
Bimtek kedua di wilayah koordinasi SMK-PP Negeri Banjarbaru ini dilaksanakan di Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat, Kaltim kali ini diikuti oleh 35 orang pesertanya merupakan Petani, Petani Milenial dan Penyuluh.
Dibuka oleh Kasubag Tata Usaha (KTU) SMK-PP Negeri Banjarbaru, Isnanto Purwokusumo, ""Tujuan Bimtek ini untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas petani dalam berusahatani sehingga kesejahteraannya dapat meningkat", Katanya.
Lanjut KTU menjelaskan, bimtek ini juga untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas penyuluh pertanian dalam transfer teknologi kepada petani sehingga dapat bekerja secara profesional, mandiri, mampu bersaing dan berwawasan global.
Selain itu Kepala Dinas Pertanian Kab. Kutai Barat, Petrus, yang hadir di bimtek ini mengungkapkan apresiasinya terhadap bimtek yang dilaksanakan di Kab. Kutai Barat ini. Hal ini menurutnya sangat dibutuhkan oleh para petani dan penyuluh yang ada di Kab. Kutai Barat sehingga nantinya apa yang diharapkan Kutai Barat terhadap pertanian bisa tercapai.
“Kami berharap, kedepannya akan lebih banyak lagi bimtek-bimtek serupa (seperti ini). Sehingga nantinya harapan kami di Kabupaten Kutai Barat, terutama mengenai pertanian dapat terwujud”. Imbuhnya
Bimtek digelar sebagai upaya mendukung peran program Komando Strategi Pembagunan Pertanian (Kostratani) dalam upaya mendukung pembangunan pertanian di Indonesia. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) memperkuat peran Kostratani sebagai Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian Nasional.
Dijelaskan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo juga menegaskan pentingnya pemanfaatan kostratani sebagai garda terdepan penyuluh di kecamatan. Menurutnya, sektor pertanian harus dibangun mulai dari bawah. tuturnya.
Maka, Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, sangat menaruh perhatian terhadap penyuluh, peran penyuluh amat penting bagi dunia pertanian Indonesia khusunya melalui Kostratani. Dedi menyebut penyuluh sebagai agen perubahan peradaban pertanian. "Penyuluh ini agen perubahan peradaban pertanian. Kalau peradaban pertanian kita berubah, itu dipastikan berkat peran dari penyuluh," Ujarnya.
Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru
- Berita Lainnya
-
13 SISWA SMKPPN BANJARBARU LOLOS SNBP 2026
Tanggal : 04/02/2026, 07:36:08
-
SEKOLAH & POLRES BANJARBARU TANAM JAGUNG BERSAMA AWAL TAHUN
Tanggal : 03/31/2026, 10:13:44
-
UPACARA DAN HALAL BIHALAL PEGAWAI DAN SISWA 1447H
Tanggal : 03/30/2026, 10:31:39
-
MENTAN AMRAN TEGASKAN HILIRISASI KUNCI INDONESIA JADI NEGARA KUAT
Tanggal : 03/29/2026, 15:22:53
-
PELATIHAN DRONE BAGI PETANI DI LOKASI CSR KAB. KAPUAS
Tanggal : 03/18/2026, 20:57:39