Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
-- Selamat Datang di Website Resmi SMK-PP Negeri Banjarbaru -- Jam Pelayanan Senin sd Kamis jam 08.00 sd 15.30 Wita (Istirahat: 12.30 sd 13.30), Jumat 08.00 sd 16.30 wita (Istirahat: 11.30 sd 14.00) -- Selamat Datang Siswa Baru SMK-PP Negeri Banjarbaru TP. 2025/2026 -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB TP. 2025/2026
Pelayanan Publik
PPID SMKPPN Banjarbaru
Perpustakaan SMKPPN BJB
Layanan & Perizinan
Dokumentasi & Informasi HukumPerpustakaan KementanPengaduan Bagi MasyarakatLayanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanPerizinan Kementan
Pelayanan Lainnya
Kalender
17 April 2026
M
S
S
R
K
J
S
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9

SISWA KELAS XII RAIH KOMPETEN DI UJI SERTIFIKASI PERTANIAN

Tanggal : 04/16/2026, 15:02:31, dibaca 19 kali.

BANJARBARU – Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis dari Kementerian Pertanian, kembali menggelar Uji Sertifikasi Kompetensi Bidang Pertanian bagi siswa kelas XII Tahun Pelajaran (TP) 2025/2026.

Asesmen ini yang diikuti 82 orang siswa ini digelar selama 4 hari yang dimulai sejak Senin, (13/04/2026) sampai Kamis, (16/04/2026). Adapun kegiatan dilaksanakan di kampus dan lahan praktek SMK-PP Negeri Banjarbaru. 

Terdapat 3 skema di asesmen kali ini, diantaranya: Skema pemeliharaan tanaman hidroponik untuk kompetensi keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikutura (ATPH), Skema mandor kebun kelapa sawit untuk Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) dan Skema pembuatan selai buah nanas untuk kompetensi keahlian Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian (APHP).

Kegiatan ini sebagai upaya Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, dalam satu kesempatan menyatakan generasi muda perlu dipersiapkan untuk terjun ke dunia pertanian melalui pendidikan vokasi.

"Pertanian adalah sektor strategis yang menjamin ketahanan pangan dan kesejahteraan bangsa. Oleh karena itu, generasi muda harus dipersiapkan dengan keterampilan yang mumpuni agar mampu menghadapi tantangan dan peluang di bidang pertanian modern. Melalui pendidikan vokasi dan uji kompetensi, kita mencetak tenaga kerja yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap berwirausaha di sektor pertanian."

Ditambahkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti juga menekankan pentingnya uji kompetensi dalam meningkatkan daya saing lulusan SMK pertanian. 

“Melalui Uji Kompetensi, kita memastikan bahwa peserta didik benar-benar memiliki keterampilan yang sesuai dengan standar industri. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor pertanian dan peternakan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menyampaikan bahwa penguatan SDM merupakan kunci keberhasilan pembangunan sektor pertanian. Lembaga pendidikan vokasi seperti SMK-PP diharapkan mampu mencetak generasi muda yang inovatif, adaptif, dan siap terjun langsung ke dunia kerja.

Sertifikasi Kompetensi juga memberikan keahlian sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada peserta didik yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui uji kompetensi yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian Kementerian Pertanian melalui Tempat Uji Kompetensi (TUK), salah satunya TUK SMK-PP Negeri Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Melalui acara penutupan Kamis, (16/04/2026) salah satu asesor, Arif WIcaksono mewakili seluruh asesor, menyatakan bahwa dari 82 orang asesi dari SMK-PP Negeri Banjarbaru, semuanya di rekomendasikan kompeten.

Airin Nurmarita mewakili Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru di kesempatan ini mengucapkan syukur atas hasil yang di capai oleh siswa dalam asesmen kali ini, dan berharap siswa dapat menjadi penerus generasi pertanian di Indonesia.

"Hari ini kalian diakui kompeten sesuai bidang keahlian oleh para asesor dari LSP Pertanian, dan semoga kalian menjadi penerus estafet perjuangan pertanian di Indonesia", Ungkap Airin saat penutupan.

"Ini bagi kami luar biasa karena ini akan menjadi bekal kalian selain ijazah, tidak hanya melanjutkan pendidikan tapi kalian siap memasuki dunia kerja ataupun industri, dan tetap jaga nama baik sekolah", Pungkasnya.

Perlu diketahui, terdapat 82 orang siswa yang terdiri dari 3 Kompetensi Keahlian yang ada di SMK-PP N Banjarbaru, diantaranya 32 siswa Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP), 29 siswa Agribisnis Tanaman Pangan & Hortikultura (ATPH), dan 21 siswa Agriteknologi Pengolahan Hasil (APHP).

Tim Ekpos SMK-PPN Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas