Berita
SISWA ATPH BERPARTISIPASI DI LAHAN CSR KAB. BANJAR
Tanggal : 04/10/2026, 09:28:11, dibaca 29 kali.
Banjar — Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan SMK-PP) Negeri Banjarbaru, berkesempatan ikut serta dalam rangka mendukung percepatan program Cetak Sawah Rakyat (CSR), Rabu (09/04/2026).
Kegiatan ini digelar di Desa Gudang Tengah, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa menjadi langkah penting dalam mendorong pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
“Kehadiran mahasiswa dan siswa pertanian menjadi energi baru bagi sektor pertanian. Generasi muda membawa inovasi, semangat, dan pemanfaatan teknologi yang dapat mempercepat pencapaian swasembada pangan,” ujarnya.
Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyebut mahasiswa Polbangtan dan SMK-PP dipersiapkan sebagai SDM pertanian yang adaptif dan profesional.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menekankan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu di lapangan.
Melalui sinergi antara mahasiswa, Siswa penyuluh, Brigade CSR, dan pemerintah daerah, program Cetak Sawah Rakyat di ditargetkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Sebanyak 24 siswa SMK-PP Negeri Banjarbaru dari siswa kelas XI Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura hadir dan ikut serta dalam kegiatan Cetak Sawah Rakyat yang digelar secara nasional di beberapa wilayah Indonesia, salah satunya di Kabupaten Banjar.
Kegiatan ini dilakukan di lahan seluas 70 hektare tersebut berada di Jalan Irigasi RT 08 Desa Gudang Tengah ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang melibatkan Brigade Pangan Serumpun Jaya. Lahan yang sebelumnya belum produktif kini mulai dioptimalkan menjadi areal persawahan baru.
Dalam kegiatan tersebut, petani menanam berbagai jenis bibit unggul, baik varietas nasional maupun lokal. Di antaranya padi Impari 32 sebagai varietas unggul nasional, serta padi lokal unggulan seperti siam madu, siam rukut, dan rundun yang sudah dikenal adaptif dengan kondisi lahan setempat.
Lahan cetak sawah rakyat ini nantinya akan ada 15 petani yang akan menggarap lahan tersebut menjadi persawahan, yang nantinya diharapkan ikut membantu program ketahanan pangan nasional.
Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru di kesempatan terpisah mengatakan, "Kegiatan ini menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan tanam serentak di lahan cetak sawah rakyat ini", Ujar Angga Tri A.P.
Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas




