Berita
SEKOLAH GELAR MoU DENGAN IDUKA 2026
Tanggal : 05/13/2026, 14:51:34, dibaca 13 kali.
PERKUAT JEJARING, SMK-PP KEMENTAN GELAR SAAT PENGUKUHAN SISWA XII
Banjarbaru – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat regenerasi petani melalui pendidikan vokasi. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMK-PP) Negeri Banjarbaru yang kembali meluluskan generasi muda pertanian siap kerja, siap usaha, dan siap melanjutkan pendidikan tinggi.
Upaya ini sejalan dengan program Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) dalam mencetak 2,5 juta petani milenial guna mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa peningkatan produksi pangan nasional membutuhkan dukungan sumber daya manusia pertanian yang unggul dan berasal dari generasi muda produktif.
Sementara itu, Kepala BPPSDMP Kementan, Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa pendidikan vokasi pertanian memiliki peran penting dalam mencetak petani milenial yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Komitmen tersebut kembali diwujudkan SMK-PP Negeri Banjarbaru melalui kegiatan pengukuhan dan pelepasan 82 siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dinyatakan lulus 100 persen. Kegiatan berlangsung di halaman kampus SMK-PP Negeri Banjarbaru, Selasa (12/5/2026).
Sebanyak 82 lulusan tersebut terdiri atas 32 siswa Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP), 29 siswa Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), serta 21 siswa Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian (APHP).
Acara turut dihadiri Kepala Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP Kementan, perwakilan Pemerintah Kota Banjarbaru, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, UPT Kementan lingkup Kalimantan Selatan, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), penerima manfaat Program YESS, alumni, serta mitra kerja lainnya.
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP Kementan, Muhammad Amin, menegaskan bahwa generasi muda memegang peranan strategis dalam pembangunan pertanian masa depan.
“Pelepasan dan pengukuhan ini merupakan bagian dari strategi Kementan dalam menunjukkan kepada para stakeholder bahwa pendidikan vokasi pertanian mampu mencetak SDM pertanian yang andal, profesional, dan berdaya saing untuk mendukung swasembada pangan,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, sekolah juga menggelar penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) secara serentak dengan 6 instansi dan perusahaan dari berbagai sektor pemerintahan, Industri, dunia usaha, dan dunia kerja (Iduka).
Kesepakatan pertama dijalin bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru untuk bersinergi dalam pelaksanaan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN), demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba.
Bersamaan dengan itu, SMK-PP Negeri Banjarbaru juga menggandeng Stasiun Klimatologi Kelas I Kalimantan Selatan (BMKG) guna mendukung edukasi pemanfaatan data iklim dan cuaca yang sangat esensial untuk sektor agroklimatologi.
Setelah itu, penandatanganan dilanjutkan dengan berbagai mitra strategis dari sektor pemerintahan daerah, industri perkebunan, pertanian modern, dan pusat pelatihan. Kesepakatan ini melibatkan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar selaku instansi penanggung jawab komoditas pertanian dan pangan di daerahnya, serta PT Indofood CBP Sukses Makmur di Tanah Laut selaku produsen produk konsumen terkemuka.
Sinergi juga diresmikan bersama pimpinan PT Karya Dewi Putra yang bergerak di sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit di Katingan Tengah, Crop Fresh Banjarbaru dan CV Jaya Mandiri di Pelaihari yang keduanya berfokus pada pengembangan sistem hidroponik, serta P4S Patra Mandiri selaku Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya.
Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Angga Tri Aditia Permana, memimpin langsung penandatanganan disaksikan lansgung oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian. Sebagai langkah awal yang strategis, penandatanganan difokuskan pada sinergi dengan lembaga negara dan instansi terkait.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi jembatan yang kokoh antara dunia pendidikan, dunia industri, dan pemerintahan. Melalui MoU ini, para siswa SMK-PP Negeri Banjarbaru diharapkan mendapatkan akses yang lebih luas untuk kegiatan magang, sinkronisasi kurikulum, hingga serapan tenaga kerja, sekaligus dibekali dengan integritas dan wawasan lingkungan yang tangguh.
Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas





