Berita
SISWA TANAM BERSAMA PAKAI DRONE DI LOKASI CSR KAB. BANJAR
Tanggal : 04/28/2026, 06:40:14, dibaca 21 kali.
Banjar — Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru, kembali berkesempatan ikut serta dalam rangka mendukung percepatan program Cetak Sawah Rakyat (CSR), Sabtu (25/04/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari monitoring dan pembinaan serta peningkatan kompetensi mahasiswa Magang Polbangtan dan siswa SMK-PP Negeri Banjarbaru dalam pemanfaatan teknologi pertanian modern di era sekarang.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produksi padi sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, pernah menekankan pentingnya percepatan modernisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi. Menurutnya, transformasi dari sistem tradisional menuju pertanian berbasis teknologi menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas nasional.
“Penggunaan teknologi seperti drone mampu menekan biaya operasional, mempercepat pekerjaan, serta meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja petani,” ujarnya.
Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa program Cetak Sawah Rakyat merupakan langkah strategis dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
“Lahan yang sudah dicetak di lokasi CSR harus segera ditanami. Menteri Pertanian terus mendorong sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan swasembada pangan. Tantangan ke depan adalah mempertahankan Indonesia sebagai lumbung pangan nasional hingga menuju lumbung pangan dunia,” jelasnya.
Kali ini siswa SMK-PP Negeri Banjarbaru dari juruasan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), bersama mahasiswa magang dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa dan Bogor berkesempatan langsung melakukan tanam Bersama di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR).
Hadir di kegiatan ini, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) yang melihat langsung tanam padi menggunakan drone pertanian, yang dilakukan di Desa Gudang Tengah, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan
Dalam kegiatan tersebut, hadir juga Para Pengurus Brigade Pangan Serumpun Jaya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Kelsi Penyuluh Provinsi Kalimantan Selatan serta Katimker Penyuluh Kabupaten Banjar yang ikut terlibat langsung dalam proses tebar benih langsung lahan Cetak Sawah Rakyat menggunakan drone.
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Mohammad Amin, menyampaikan, “Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam mendukung pertanian modern dan berkelanjutan”, Ujarnya.
“Pemanfaatan teknologi harus diiringi dengan peningkatan kompetensi petani dan generasi muda terutama brigade pangan, termasuk mahasiswa vokasi,” katanya.
Kapusdik, menegaskan bahwa pendidikan vokasi perlu selaras dengan perkembangan teknologi di sektor pertanian. Ia menyebut praktik penggunaan teknologi drone pertanian sebagai implementasi pembelajaran berbasis teaching factory.
Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Angga Tri A.P., menambahkan, “Program CSR ini juga bertujuan mendorong transfer teknologi kepada masyarakat dan generasi muda pertanian salah satunya Brigade Pangan yang terlibat langsung dalam pengelolaan lahan CSR”, Terangnya.
Kegiatan magang ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong modernisasi sektor pertanian di Kabupaten Kapuas serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan praktik lapangan.
Tim Ekpos SMKPPN Banjarbaru
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas




