Tanggal : 09/16/2019, 08:35:34, dibaca 162 kali.

SISWA KELAS XI ATPH, FIELD TRIP KE SENTRA TANAMAN


Banjar, - Siswa Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMK-PP Negeri Banjarbaru  melakukan kunjungan lapangan (Field Trip) ke beberapa tempat petani di Kabupaten Banjar pada Selasa, (10/9).


Field Trip ini di ikuti 38 siswa kelas XI ATPH yang kali ini di damping oleh 8 orang Guru SMK-PP N Banjarbaru. Mereka melakukan field trip ini di komandani oleh ketua Kompetensi Keahlian ATPH SMK-PP N Banjarbaru, Abdul Wahid.


Mereka melakukan kunjungan ke 2 tempat diantaranya: Pertama di Sentra Tanaman Hias Melati, kenanga dan mawar di Desa Jingah Habang Kecamatan Karang intan, dan kedua di Agrowisata Petik Jeruk Siam Banjar di Kecamatan Astambul.


Abdul Wahid mengatakan kunjungan ke beberapa tempat ini untuk, “Melihat budidaya, pengolahan dan pemasaran, sehingga mudah-mudahan nanti menginspirasi bagi siswa kami untuk mengangkat potensi daerah yang ternyata sangat luar biasa”, Katanya.


Sebab menurutnya siswa dan guru akan mendapatkan ilmu yang banyak ,“Pada kegiatan ini guru dan siswa akan mendapatkan pengetahuan di 2 kompetensi sekaligus yaitu tentang tanaman hias dan jeruk”, Ujarnya.


Salah satu pemateri filed trip ialah Kepala BPP Astambul, H. Mahardian yang menyampaikan materi tentang jeruk. Menurut Wahid,  “siswa medapatkan materi tentang pengelolaan agrowisata jeruk siam banjar, mulai dari pembibitan sampai panen, yang menariknya menjelaskan bagaimana caranya membuahkan jeruk siam di luar musim”, Ujar Wahid.


Selain dari tempat agrowisata jeruk, siswa juga mendapatkan materi di sentra Sentra Tanaman Hias Melati, kenanga dan mawar, mereka mendapatkan materi langsung dari 2 orang Kepala Seksi Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kab. Banjar.


Mereka adalah Rita Zahara, Kasi Pengkajian dan Penerapan Teknologi dan dari Ida Fitriani, Kasi Pembinaan Mutu Pengolahan dan Pemasaran. Kedua orang tersebut menyampaikan materi tentang budidaya budidaya melati, kenanga dan mawar.


Dijelaskan Abdul Wahid pada saat itu, “Para guru dan siswa dijelaskan dan melihat produk olahan dari melati yang bisa menjadi minyak aroma terapi, sementara itu mawar sudah dibuat menjadi penyegar kulit wajah”, Ungkapnya.(wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru