- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-75 - INDONESIA MAJU * BANGGA BUATAN INDONESIA * KONSUMSI PRODUK PERTANIAN INDONESIA -- SELAMAT HARI PANGAN SEDUNIA (16 OKTOBER 2020) -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

GELAR PELATIHAN BAGI MAHASISWA & ALUMNI HADAPI PROGRAM FOOD ESTATE

Tanggal : 09/24/2020, 15:42:49, dibaca 61 kali.

Banjarbaru, - Presiden Jokowi telah menetapkan Program Food Estate yang berada di Provinsi Kalimantan Tengah sebagai program nasional sehingga tentunya perlu dukungan dari berbagai pihak, salah satunya adalah Kementerian Pertanian. Salah satunya kegiatan mengawali program ini adalah dengan Sosialisasi dan Pembekalan Pendampingan Mahasiswa atau Alumni di Program Food Estate, yang kali ini di gelar di SMK-PP Negeri Banjarbaru, Kamis (24/9).


Sosialisasi dan pembekalan ini diikuti oleh 30 orang mahasiswa dan alumni perguruan tinggi yang diantaranya adalah alumni SMK-PP N Banjarbaru sebanyak 19 orang. Dari 30 orang tersebut berasal dari polbangtan Yoma, Polbangtan Malang, Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Palangkaraya.


Di gelar di aula SMK-PP N Banjarbaru ini, diawali sambutan Kepala Sekolah SMK-PP N Banjarbaru dan dibuka oleh Kepala Balai Besar pelatihan Pertanian Binuang yang kali ini mewakili Kepala Pusat Penyuluhan Kementerian Pertanian.


Dibuka oleh Kepala Sekolah, Budi Santoso yang menyampaikan, "Covid ini melemahkan segala segi kehidupan, termasuk bahan pangan, maka untuk mengantisipasinya salah satunya dengan Food Estate, sehingga dengan pelatihan ini peserta memiliki panduan saat di lokasi”, Katanya.


Lanjut Budi Santoso menjelaskan bahwa SMK-PP N Banjarbaru kebagian tugas untuk Sosialisasi dan Pembekalan Pendampingan Mahasiswa atau Alumni di Program Food Estate yang ada di 2 loasi di Kalimantan Tengah yaitu Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau.


Dilanjutkan oleh Kepala BBPP Binuang mewakili Kapusluh, Yulia Asni Kurniawati menyampaikan, “Food Estate ini dilaksanakan atas perintah dan petunjuk langsung Bapak Jokowi, jadi langsung di pantau beliau, maka dari itu bukan dikerjakan oleh Kemeterian Pertanian saja, jadi ini program nasional, jadi kalian merupakan bagian dari program nasional ini”, Jelasnya.


Sosialisasi dan pembekalan yang digelar selama 3 hari ini adalah upaya Kementan untuk membekali generasi milenial pertanian yang nantinya akan diterjunkan di sejumlah wilayah Food Estate. Mereka nantinya akan diterjunkan untuk mengawal dan membantu petani yang ada disana dalam menyukseskan program Food Estate.


Seperti disampaikan oleh Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi, pihaknya berusaha memaksimalkan tupoksi dari Pusluhtan, Pusdiktan dan Puslatan, "Kita akan memastikan pendampingan terhadap petani di lokasi food estate berjalan maksimal, dengan memaksimalkan kinerja pusat-pusat di BPPSDMP”, Ujarnya.


Menurutnya, langkah yang akan dilakukan antara lain menggelar pelatihan bagi penyuluh, petugas lapangan, dan petani.  Didukung penumbuhkembangan kelembagaan ekonomi petani, pengawalan dan pendampingan.


Hal diatas juga sejalan dengan instruksi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo yang berulangkali mengingatkan bahwa Food Estate merupakan program untuk menjaga ketahanan pangan. Konsepnya, terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan dan peternakan di suatu kawasan.(wd)


Tim Humas SMK-PP N Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas