- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-75 - INDONESIA MAJU * BANGGA BUATAN INDONESIA * KONSUMSI PRODUK PERTANIAN INDONESIA -- SELAMAT HARI TANI (24/9/2020), "PERTANIAN ANDALAN EKONOMI NASIONAL PADA MASA COVID-19" -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

SECARA DARING, AWALI SOSIALISASI KOSTRATANI

Tanggal : 08/12/2020, 13:19:21, dibaca 91 kali.

Banjarbaru, - SMK-PP Negeri Banjarbaru kembali melakukan kegiatan persiapan Kostratani dengan melakukan sosialisasi Kostratani bagi 3 Kabupaten yang telah ditunjuk melalui daring, (11/8). Bertempat di AOR SMK-PP N Banjarbaru, sosialisasi via daring ini dibuka oleh Plt Kepala Sekolah SMK-PP Negeri Banjarbaru, Airin Nurmarita yang kali di damping tim Kostratani.


Airin Menjelaskan, “SMK-PP N Banjarbaru mendapatkan mandat dari BPPSDMP Kementan di 3 Kabupaten yang ada di Kalimantan Selatan diantaranya Tanah Bumbu, Tanah Laut dan Banjar”, Jelasnya.


Dijelaskan oleh Airin bahwa nantinya BPP yang menjadi BPP Model Kostratani ini adalah dia memiliki koneksi langsung dengan AWR, artinya data yang ada di BPP adalah data yang valid yang akan dikirim secara langsung ke AWR Kementan.


Ditegaskan Airin, “Terkait dengan pembinaan ini kita akan memulai dengan mesosialisasikan apa itu BPP Kostratani ke 3 Kabupaten (Banjar, Tanah Laut dan Tanah Bumbu) tersebut”, Ujarnya.


Nantinya SMK-PP N Banjarbaru akan memberikan pembinaan dan pelatihan kepada koordinator penyuluh dan operator laporan utama yang telah di tunjuk masing-masing BPP. Sebab nantinya mereka akan menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan laporan di tiap BPP.


Sosialisasi yang diikuti oleh 42 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang berada di 3 Kabupaten tersebut tim Kostratani SMK-PP N Banjarbaru memberikan penjelasan tentang Kostratani, Pelaksanaan Kostratani, Simulhtan, Portal Laporan Utama, eRDKK, Rekap Data dll.


Sebab, Kostratani akan menjadikan BPP sebagai pusat data dan informasi pembangunan pertanian yang melibatkan seluruh pelaku pertanian yang ada di Kecamatan. Sehingga nantinya pegawai yang di tunjuk sebagai penanggung-jawab setiap BPP harus memantau dan mengawal BPP yang menjadi tanggung-jawabnya.


Perlu diketahui juga bahwa Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan untuk membangun BPP model kostratani, kesiapan sarana dan prasarana di BPP mulai dari jaringan listik, telepon dan internet menjadi suatu keharusan tersedia, karena penyampaian data dan informasi terhubung dengan Agriculture War Room (AWR).


Tambah Dedi mengatakan bahwa penyuluh dalam Kostratani harus mampu menjadi insan yang handal, tekun, dan profesional. Penyuluh milenial juga harus selalu meng-update teknologi informasi serta mengusai dan mampu mengoperasionalkan seluruh perangkat system yang dipersiapkan oleh Kementerian Pertanian.(wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas