Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
-- Selamat Datang di Website Resmi SMK-PP Negeri Banjarbaru -- Jam Pelayanan Senin sd Kamis jam 08.00 sd 15.30 Wita (Istirahat: 12.30 sd 13.30), Jumat 08.00 sd 16.30 wita (Istirahat: 11.30 sd 14.00) -- Selamat Datang Siswa Baru SMK-PP Negeri Banjarbaru TP. 2025/2026 -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
Pelayanan Publik
PPID SMKPPN Banjarbaru
Perpustakaan SMKPPN BJB
Layanan & Perizinan Kementan
Dokumentasi & Informasi HukumPerpustakaan KementanPengaduan Bagi MasyarakatLayanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanPerizinan Kementan
Jurusan & Lainnya
Menu Unduh
Statistik

Total Hits : 2275209
Pengunjung : 599087
Hari ini : 245
Hits hari ini : 256
Member Online : 14
IP : 18.97.14.84
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Media Sosial Kami ::

   
No Pelayanan Publik
081522524250 (Khusus WA)

Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat

PEMBELAJARAN PENERAPAN ALAT UKUR THEODOLITE DALAM PENGUKURAN & PERENCANAAN LAHAN PERKEBUNAN

Tanggal : 01/30/2026, 09:26:47, dibaca 989 kali.

BANJARBARU – Guna menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki berkompeten, produktif dan berdaya saing, Kementerian Pertanian (Kementan) memaksimalkan pendidikan vokasi.


Pendidikan vokasi dimanfaatkan karena mempunyai kedekatan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) melalui kemitraan, baik pada proses pembelajaran, pengembangan, penguatan SDM, hingga perekrutan lulusan vokasi.


Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan, sekolah vokasi seperti SMK-PP, Polbangtan dan PEPI memiliki peran penting untuk memajukan pertanian. Ia menambahkan, pertanian pun dapat di digarap dengan cara-cara kekinian. Namun hal tersebut harus didukung oleh SDM yang memadai. Dan Polbangtan menjadi ujung tombak dalam hal tersebut.


Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDMP), Kementan, Idha Widi Arsanti mengatakan, di tangan milenial dan generasi Z pembangunan pertanian akan dijalankan.


“Kalian semua adalah motor penggerak pertanian di negara yang kita cintai ini, terlepas dari generasai pendahulu kalian yang saat ini sudah menjadi penggerak dan pelopor pembangunan pertanian,” katanya.


SMK PP Negeri Banjarbaru, sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) bidang Pendidikan Vokasi Pertanian di bawah naungan Badan PSDMP, Kementerian Pertanian (Kementan), sebagai sekolah vokasi bidang pertanian, terus meningkatkan kapasitas dan pengetahuan siswa dan tenaga pendidiknya.


Kali ini Konsentrasi Keahlian Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan mengadakan kegiatan pembelajaran tentang “Penerapan Alat Ukur Theodolite dalam Pengukuran dan Perencanaan Lahan Perkebunan serta Pengoperasian GPS dalam Penentuan Titik Koordinat”, Kamis, (29/01/2026).


Pembelajaran yang mengundang  petugas magang dari Laboratorium Supersig, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat. Kegiatan ini sendiri diikuti oleh siswa kelas XI dan XII TP. 2025/2026 dan PLP SMK-PP Negeri Banjarbaru.


Ketua Konsentrasi Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan, Rahma Fitriani Dharmaningtyas menyampaikan, “Kegiatan ini dalam rangka memberikan kompetensi bagi peserta didik kelas XI dan XII konsentrasi keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP), untuk dapat menggunakan alat ukur dalam perkebunan”, Ujarnya.


“Pembelajaran dalam penyiapan lahan ini untuk memberikan pengetahuan siswa tentang alat Theodolite dan GPS untuk mengukur luas lahan dalam mempersiapkan lahan tanam”, Pungkas Rahma.


Adapun materi yang di berikan diantaranya, Pengenalan Alat Ukur Theodolite dan GPS dan Konsep Dasar Pengukuran dan Perencanaan Lahan, Setting dan kalibrasi theodolite, Praktik pengukuran sudut dan jarak di lapangan, Pengoperasian GPS untuk menentukan titik koordinat, dan Penerapan hasil pengukuran dalam perencanaan lahan perkebunan.



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas